Indeks

Tamat, 15 Quotes My Liberation Notes Ini Jadi Inspirasi Hidup ‘Its Okay to Not Be Okay’

  • Share
Tamat, 15 Quotes My Liberation Notes Ini Jadi Inspirasi Hidup 'Its Okay to Not Be Okay'

Sheralot.com – Drama My Liberation Notes akhirnya tamat pada Minggu (29/05/22) malam. Akhir kisah Yeom bersaudara dan Mr. Gu membuat para penonton terharu. Ratingnya menyentuh angka tertinggi sepanjang penayangan, yakni 6,728 persen.

Para penonton merasa puas dengan ending My Liberation Notes yang dinilai sukses menyampaikan pesan alur cerita. Yeom bersaudara dan Mr. Gu akhirnya bisa berdamai dengan masalahnya masing-masing.

Tagar #MyLiberationNotesEp16 langsung heboh dibagikan oleh warganet Twitter. Para penonton memuji drama My Liberation Notes yang sukses menggambarkan realita kehidupan orang dewasa.

Selain alur ceritanya, banyak quotes atau kutipan yang bisa dijadikan pengingat atau pelajaran hidup bagi para penonton. Khususnya untuk merasa “it’s okay to not be okay” dalam hidup. Nah, berikut 15 diantaranya yang dianggap menginspirasi.

Baca Juga:
Seohyun Curhat Soal Peran Dewi Keberuntungan di Drama Korea ‘Jinxed At First’

1. “Sebenarnya aku hanya bersandiwara menjadi wanita yang disukai banyak orang dan menjadi wanita sempurna.Aku ingin berimajinasi bahwa diriku yang sekarang adalah orang yang disukai dan selalu didukung orang lain sehingga hidupku nyaman”.

2. “Orang akan menjadi baik saat punya uang dan saat mencintai. Memang begitu kenyataannya. Seseorang akan jadi lebih baik secara otomatis jika punya uang atau pria”.

3. “Berhubungan dengan orang lain bagaikan pekerjaan bagiku. Menjalani hari demi hari adalah pekerjaan berat.”

4. “Entah dimana terperangkapnya, tetapi aku seperti terkurung. Aku tidak bisa merasa lega. Aku selalu merasa sesak. Aku ingin keluar dari rasa itu.”

5. “Untuk apa menimbang jika hanya membuat perasaan buruk?”“Anggap saja hari ini adalah hari tercantik dan terlangsingmu dari hari-hari lain.”

Baca Juga:
Sinopsis Drama Shooting Stars Episode 11: Trauma di Balik Kehidupan Aktor Utama

6. “Orang-orang merasa takut saat mendengar guntur dan kilat, tetapi anehnya, aku malah merasa tenang. Aku berpikir “akhirnya dunia ini berakhir”. Itu yang selalu kuharapkan.”

7. “Hidupku memang tidak amat sengsara, tetapi tidak juga bahagia. Dunia berakhir begini pun tak apa-apa.”

8.  “Aku hanya ingin ditelepon seseorang dan menceritakan hal apa pun itu. Bukan terus berbicara agar orang-orang sadar akan keberadaaanku tetapi untuk bersantai.”

9.  “Menahan amarah yang menurut kita tepat sangatlah menyiksa.”

10.  “Tidak ada hal apa pun yang terjadi dan tidak ada orang yang menyukaiku karena sepertinya akan mati, jika terus menjalani hidupku yang begini.” 

11.  “Aku harap kita semua bisa bahagia. Bagai sinar matahari yang terik tanpa kesedihan sedikit pun.” 

12. “Laki-laki memang bisa sangat culas. Dia tahu perempuan mana yang akan tetap diam saat mereka memutarbalikan fakta. Padahal mereka yang berutang.” 

13. “Jadi begini rasanya punya orang tua. Rasanya seperti aku kehilangan salah satu lenganku ketika kehilangan ayah. Ketika ibuku meninggal, rasanya kedua lenganku ikut hilang.”

14. “Entah sejak kapan meminta maaf jadi perbuatan hina yang dipaksa orang lain. Kini sangat disayangkan aku tidak bisa merasakan ketulusan orang-orang yang memberanikan diri untuk meminta maaf.”

15. “Mengakhiri semuanya dengan indah? Jangan membuatku tertawa. Tidak ada perpisahan yang indah.”

Kontributor : Xandra Junia Indriasti



#Tamat #Quotes #Liberation #Notes #Ini #Jadi #Inspirasi #Hidup

Sumber : www.suara.com

  • Share
Exit mobile version